Tampilkan postingan dengan label Aroma Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aroma Islam. Tampilkan semua postingan
Rasulullah SAW bersabda :
“Kemenangan selalu bersama kesabaran, setelah kesusahan
pasti ada kesenangan, dan setelah kesulitan pasti ada kemudahan”.(HR.Ahmad).
“Dan di antara tanda-tanda kebesaranNya ialah Dia
menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung
dan merasa tenteram kepadaNya. Dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan
sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda
kebesaran Allah bagi kaum yang berfikir”. (QS. 30 : 21 )
“Sesungguhnya Allah SWT memiliki 100 rahmat kasih sayang.
Sebanyak 99 Ia simpan untuk hamba-hambaNya nanti di akhirat , sedangkan satunya
Ia turunkan kepada umat manusia. Dengan hanya satu rahmat inilah, manusia satu
dengan yang lainnya saling mencintai”. (HR. Bukhari& muslim ).
“Sesungguhnya neraka Jahannam adalah tempat penantian
(orang kafir), lagi (pula) menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang
durhaka. Mereka tinggal di dalamnya dalam waktu yang lama. Dan di dalamnya
mereka tidak merasakan kesejukan dan tiada minuman, kecuali air panas dan
nanah, sebagai balasan yang setimpal, sesungguhnya mereka selalu tidak
mengharapkan perhitungan (hisab), dan merekea benar-benar mendustakan ayat-ayat
Kami”. (QS. An Naba’ :21 – 28).
“Janganlah engkau tertipu dengan banyaknya amal yang
telah kau lakukan, karena sesungguhnya engkau tidak mengetahui apakah Allah
menerima amalmu atau tidak”. (Hasan Al Basri).
Tasyabbuh adalah meniru-meniru kebiasaan
dan budaya orang kafir. Kalo orang kafir merayakan natal, eh kita juga
ikut-ikutan merayakannya atau kasih ucapan selamat. Kalo orang kafir merayakan
hari kasih saying (v-day),eh kita ikut-ikutan juga meski sekedar kirim kartu
dan kasih coklat. Kalo mereka merayakan Halloween, eh kita ikut-ikutan juga.
Kalo mereka merayakan tahun baru, eh kita juga ikut-ikutan juga. Ngak gue
bangrt dech !
Aktivitas tasyabbuh ini diharamkan oleh
islam karena rasulullah bersabda “Barang siapa yang menyerupaisuatu kaum, maka
dia termaksud bagian dari kaum itu”. (H.R Abu Daud). Ngeri banget tuch,nanti
kita ngak diakui lagi oleh rasulullah sebagai umatnya.
Sebagai generasi islam kita udah seharusnya
hati-hati banget sebelum mengikuti tren. Takut nanti bisa terhayut dalam
kebiasaan (kebudayaan) umat lain. Allah SWT berfirman “Dan janganlah kamu
mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya
pendengaran,penglihatan , dan hati semuanya akan diminta pertanggung
jawabannya,” [ Al-Israa’ 31].
