Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Secara alami, pelangi dapat terjadi
jika kita membelakangi matahari dan di depan kita terjadi hujan. Pelangi
terjadi sebagai akibat adanya pembiasan cahaya matahari oleh titik-titik
air hujan. Untuk “membuat” pelangi, fungsi titik-titik air hujan dapat diganti
dengan menggunakan sebuah prisma atau cermin datar yang diletakkan di bawah
permukaan air.Namun kedua alat tadi jarang ada di setiap rumah.
Pelangi
juga dapat “dibuat” dengan alat yang pasti ada di setiap rumah, yaitu gelas
kaca.Nah, berikut adalah percobaan “membuat” pelangi di rumah.
a)
Alat dan bahan:
- Gelas berisi penuh air.
- Ember kecil dengan tinggi ± 20 cm.
- Kertas HVS
b) Langkah-langkah
- Pada pagi atau sore hari taruhlah kertas HVS di tempat yang terkena cahaya matahari (di dalam rumah dimana cahaya matahari masuk dari jendela atau pintu)
- Letakkan ember dan gelas berisi air di samping kertas sedemikian rupa sehingga cahaya matahari mengenai permukaan gelas dan cahaya bias mengenai kertas. (lihat gambar di bawah )
- Perhatikan warna cahaya yang terjadi di dekat ember.
- Ulangi percobaan tersebut pada malam hari dengan menggunakan lampu senter.
Klik..klik…!!! Bagi kamu yang hobby potret memotret, pasti
sudah tidak asing lagi dengan alat yang namanya kamera.Saat ini, perkembangan kamera
sudah semakin canggih.Tidak seperti pada awal ditemukannya yang hanya berupa
lensa sederhana.Kamu juga bisa loh membuat kamera. Yuk kita coba buat kamera
sederhana.. Caranya mudah kok…
Bahan-bahan
yang dibutuhkan adalah:
1. Kaleng kripik
kentang yang kosong
2. Spidol
3. Penggaris
4. Pisau/cutter.
5. Paku Payung
6. Lem, aluminium
foil, gunting, dan hari yang cerah
Yang harus kalian lakukan adalah:
- Lepaskan tutup plastik pada kaleng dan bersihkan bagian dalam kaleng (jangan buang tutup kalengnya!).
- Dengan menggunakan spidol, buat garis mengitari kaleng dengan jarak sekitar 5 cm dari dasar kaleng. Potong kaleng disepanjang garis yang telah kamu buat tadi sehingga kaleng terbelah menjadi dua bagian (minta tolong bantuan orang dewasa untuk melakukan ini).
- Pada bawah kaleng terdapat bagian yang terbuat dari metal. Dengan menggunakan paku payung, buat lubang tepat di tengah-tengah dasar kaleng yang terbuat dari metal tersebut.
- Tutup plastik kaleng yang sudah di lepas tadi akan digunakan sebagai layar. Jika tutup plastik kaleng yang kalian miliki berwarna cerah, kalian perlu
- menambahkan selembar kertas lilin, atau tissue, pada tutup plastik tersebut agar menyerupai layar yang tembus cahaya.
- Letakkan tutup plastik kaleng pada bagian kaleng yang lebih pendek. Dan letakkan kembali bagian kaleng yang lebih panjang di atasnya. Rekatkan semua bagian menggunakan lem.
- Agar cahaya tidak keluar dari kaleng, gunakan selembar alumunium foil yang panjangnya sekitar 30 cm. Rekatkan salah satu ujung alumunium foil pada kaleng. Lilitkan alumunium foil disekeliling kaleng sebanyak dua kali, kemudian rekatkan menggunakan lem/ solasi sisa ujung alumunium foil tersebut. Jika terdapat sisa alumunium foil pada bagian atas kaleng, yang perlu kalian lakukan adalah lipat sisa alumunium foil tersebut ke dalam kaleng dengan rapi.
- Pergilah keluar rumah pada hari yang cerah. Tutup satu matamu dan pegang kaleng pada matamu yang lain. Bagian dalam tabung sebisa mungkin harus gelap. Jadi jika kalengmu belum cukup gelap, tutup bagian kaleng yang terbuka menggunakan tanganmu.
- Perhatikan disekelilingmu melalui kaleng tersebut. Tutup plastik kaleng membentuk layar yang memungkinkan kalian dapat melihat gambar yang terjungkir balik.
- Dan…Wow…kamu telah berhasil membuat kamera! Kamera jenis ini disebut kamera obscura. Kamera obscura yang pertama kali dibuat berbentuk sebuah ruangan kecil yang sangat gelap dengan lubang kecil pada dinding yang dapat di lewati oleh setitik sinar matahari.
Bagaimana hal ini bisa terjadi?
Bagaimana sebuah lubang di bagian bawah kaleng dapat
membentuk gambar yang dapat kita lihat? Secara mendasar prinsip kerja kamera
adalah menyimpan gambar dalam sebuah kotak tertutup yang disalah satu sisinya
terdapat lubang kecil yang terkena sinar dari sebuah benda yang ada di depan
lubang tersebut.
Nah, melalui lubang inilah sinar masuk dan membentuk
pantulan cahaya.Hasil pantulan tersebut menciptakan proyeksi gambar kondisi di
luar. Namun, gambar yang terbentuk akan terjungkir balik dari gambar aslinya.
Pernahkah kalian meniup balon? Balon akan
mengembang jika diisi dengan udara. Ketika kalian meniup balon, maka udara akan
terisi ke dalam balon dan mendorong balon sehingga menjadi menggembung. Nah, bisakan
balon menggelembung tanpa ditiup terlebih dahulu? Mari kita cari tau…
Yang
harus kalian persiapkan:
·
Botol
·
Cuka
·
Soda Kue
·
Corong
·
Balon
·
Air
Yang harus kalian lakukan adalah:
- Tuang cuka ke dalam air dengan perbandingan yang sama (¼ botol diisi cuka, dan ¼ botol diisi air).
- Masukan soda kue ke dalam balon menggunakan corong. Isi sampai kira-kira separuh bagian dari balon.
- Renggangkan mulut balon, dan masukkan kedalam mulut botol. Pastikan balon melekat erat pada mulut botol. Biarkan balon yang berisi soda kue tersebut menjuntai agar tidak ada soda kue yang masuk ke dalam botol.
- Pegang balon yang menjuntai tersebut dan angkat balon sehingga soda kue jatuh ke dalam botol.
- Wooow…!!! Dapatkah kalian dengar suara desiran itu?? Ada ratusan gelembung-gelembung di dalam botol tersebut. Dan lihat apa yang terjadi pada balonnya…!!
Apa yang terjadi?
Ketika
soda kue bercampur dengan cuka dan air, maka akan menghasilkan banyak
gelembung-gelembung udara. Gelembung udara tersebut merupakan gas yang
dihasilkan dari pencampuran soda kue, cuka, dan air.Gas tersebut dinamakan
karbon dioksida (CO2).Nah, gas inilah yang masuk ke dalam balon
sehingga balon dapat menggelembung tanpa ditiup.
Pernahkah kamu melihat selembar daun
yang dapat mengangkat sebongkah batu yang lebih berat?Atau dapatkah kamu
memindahkah sebuah batu yang beratnya melebihi dari berat badanmu?Kira-kira,
mungkin gak ya??Mau tau jawabannya? Yuk kita cari tau dengan melakukan percobaan
berikut ini..
Alat-alat
yang kamu butuhkan:
Karton
tebal, penggaris logam/besi, klip besar, batu, benang, gunting, dan daun.
Yang
harus kamu lakukan adalah:
1. Gunting
dan lipatlah karton menjadi bentuk
segitiga yang dapat tegak berdiri, kemudian
selipkan klip di ujung puncak segitiga
2. Gantungkan
batu pada salah satu ujung
penggaris,
dan letakkaan penggaris secara perlahan
di
atas klip. Kamu harus meletakkan penggaris
tersebut
secara hati-hati agar penggaris dapat
seimbang
3. Setelah
penggaris seimbang, secara perlahan-lahanletakkan sehelai daun pada ujung
penggaris yang lain
4. Perhatikan
apa yang terjadi
Apa yang terjadi? Batu akan
terangkat ketika sehelai daun diletakkan diujung penggaris yang lainnya.
Mengapa bisa demikian?Jika dibandingkan langsung, maka batu lebih berat
daripada daun sehingga tidaklah mungkin daun dapat mengangkat batu.Namun dalam
hal ini, batu dapat terangkat karena dalam keadaan setimbang diatas
penggaris.Oleh sebab itu, dengan sedikit saja beban (yang ringan seperti daun)
yang diberikan pada ujung penggaris, maka batu dapat terangkat.
Pernahkah kalian melihat roket yang
meluncur ke angkasa luar?Roket itu biasanya membawa para astronot dan
peralatan-peralatan penelitian ruang angkasa.Di ruang angkasa ini, orang atau
benda-benda yang di dibawa roket itu tidak lagi ditarik oleh bumi.Para ahli
mengatakan angkasa luar itu sebagai daerah ’tanpa bobot’. Bagaimana ya cara
roket bisa terlempar jauh ’tinggi’ ke luar angkasa? Yuk kita simak penjelasan
berikut ini..
Pada awal
perkembangannya, roket digerakan dari hasil pembakaran bahan bakar minyak, gas
dan oksigen cair. Setelah bahan bakar roket dinyalakan, pancaran gas yang
keluar dari roket akan menimbulkan ledakan beruntun kebawah sehingga mendorong
roket ke atas dan roket dapat melaju ke udara. Roket terbang dengan kecepatan
supersonik, yaitu sekitar 300 m/s. Wah, cepat sekali yah... Prinsip kerja roket
merupakan penerapan dari Hukum Newton III tentang gerak, dimana energi panas
diubah menjadi energi gerak.
Bahan bakar roket ada
dua jenis yaitu bahan bakar cair dan bahan bakar padat. Prinsip kerja dari
roket berbahan bakar cair dan padat sama saja, di mana hasil pembakaran
menghasilkan gaya dorong ke atas. Tetapi roket yang berbahan bakar padat
mempunyai kelebihan yaitu mampu menyimpan bahan bakar dengan jumlah besar untuk
ruang penyimpanan yang sama, karena bahan bakarnya telah dipadatkan. Sedangkan
bahan bakar cair tidak bisa dimampatkan.
Oh iya, roket itu
terdiri dari banyak komponen loh, diantaranya slongsong roket (yang terbuat
dari logam tahan panas dan ringan), bahan bakar (propelan padat), GPS dan tentu
saja komponen-komponen elektronika lainnya.
Waah…ternyata cara
kerja roket cukup sederhana yah… Dan kalian juga bisa loh membuat roket
sederhana di rumah.Contohnya dapat kalian lihat di menu percobaan pada web ini.
Selamat mencoba…
Ternyata Negara penggali lobang itu adalah Amerikat
Serikat. Fakta tersebut dipampang oleh CNBC (Consumer News and Business Channel
) yang diliris dalam situs resminya, cnbc.com disebut total utang luar negeri
yang dipunyai Amerika Serikat saat ini sudah mencapai 14.825 trilliun dolar ! sekedar
info, trilliun itu nolnya 12 ya. Kalau dikonvensikan kedalam rupiah, maka utang
Amerika Serikat kira-kira sebesar 134.907,5 trilliun rupiah! Diperkirakan
hingga akhir 2011, utang tersebut akan membunci hingga lebih dari 15 teilliun
dolar!.
Salah satu penyebab meningkatnya utang Amerika adalah
semakin bertambahnya anggaran belanja Negara. Dan pengeluaran terbesr Amerika
adalah untuk membiayai War on Terrorism alias perang melawan islam! Perang Iraq
yang mulai k tahun 2003 yang masih berlangsung sampai hari ini merupakan
contributor terbesar dari utang tersebut. Kalau dihitung-hitung, biaya perang
Iraq dan Afganistan selama 9 tahun telah memakan dana sebesar 830 miliar dolar,
dan diperkiran akan membengkak sampai lebih dari 3 trilliun dolar ketika perang
berakhir.
Selain karena kebijakan perangnya itu, faktor yang ikut andil menyebabkan krisis utang di
negeri Paman Sam diantaranya sector keuangan yang berbasis riba (bunga), model
perseroan terbatas yang bergantung pada saham yang dipasarkan di bursa yang
sifatnya spekulatif, dan mata uang kertas yang dapat dicetak dengan mudah
sehingga mendorong terjadinya inflasi. Walaupun berbagai paket reformasi
keuangan diterapkan untuk memperbaiki sistem tersebut namun semua itu tetap
saja tak mampu menahan sistem ekonomi kapitlis ini dan krisis. Jadi Amerikat
diambang kebangkrutan itu bukan sekedar mitos, tapi nyata banget! .
